Kamis, 14 Juni 2012

Naskah FEATURE



1.      Topik                          : Media Pembelajaran
2.      Sub Topik                   : Macromedia Flash Untuk Media Pembelajaran
3.      Tujuan                        : 1.   Mengetahui tentang animasi dan macromedia flash
2. Mengetahui fungsi media dan pemanfaatan macromedia flash
4.      Durasi                         : 15 menit
5.      Pelaku                         : 1. Kaka
 2. Rifa
 3. Mas Riko
                                                   4. BaPak Budiono
(Ketua Jurusan Kurikulun dan Teknologi Pendidikan UNNES)

6.      Sinopsis
Naskah ini membahas tentang macromedia flash untuk media pembelajaran.  Dalam naskah ini terdapat obrolan antara Kaka dan Rifa di dalam Laboratorium computer.  Obrolan itu terjadi karean Rifa melihat sesuatu yang sedang dikerjakan oleh Mas Riko.  Akhirnya Rifa dan Kaka mengobrolkan hal itu, karena mereka berdua ingi tahu, akhirnya Kaka menanyakannya pada Mas Riko.  Kaka dan Mas Riko berbincang sangat akrab di dalam  laboratorium computer.  Kaka yang serba ingin tahu bertanya-tanya pada Mas Riko, namum perbincangan mereka harus terhenti karena Mas Riko ada janji dengan Pak Toni, namum sebelum perbincangan itu berakhir, Mas Riko menyarankan Kaka untuk bertanya-tanya langsung tentang pemanfaatan media  khususnya macromedia flash kepada BaPak Budiono.  Setelah itu Kaka dan Rifa mendatangi Pak Budiono di ruangannya.  Mereka berdua berdiskusi dengan Pak Budiono, diskusi berlangsung sangat menyenangkan.  Setelah diskusi itu mereka jadi tahu tentang pemanfaatan macromedia flash untuk pembelajaran.  Pak Budiono juga memberikan saran agar Kaka dan Rifa menemui Pak Sugeng untuk bisa melihat hasil-hasil produk macromedia flash yang dibuat oleh kakak-kakak kelas mereka.
7.      Treatment
Adegan 1 : Announcer memperkenalkan pada khalayak umum bahwa ada suatu program siaran radio pendidikan yang akan diperdengarkan dan sekaligus membuka acara
Adegan 2 : Narrator menjelaskan pembahsan yang akan disiarkan
Adegan 3 : Dialog antara Kaka dan Rifa
Adegan 4 : Narrator menyapa pendengar dan membacakan narasi transisi
Adegan 5 : Wawancara Kaka dengan Mas Riko
Mas Riko menjelaskan mengenai pengertian animasi dan macromedia flash
Adegan 6 : Narrator menyapa pendengar dan membacakan narasi transisi
Adegan 7 : Diskusi anatara Kaka, Rifa dan Pak Budiono
Pak Budiono menjelaskan mengenai fungsi media dan memaparkan mengenai pemanfaatan media khususnya macromedia flash untuk media pembelajaran
Adegan 8 : Narrator membacakan kesimpulan
Adegan 9 : Announcer menutup acara


8.   Naskah
No.
PELAKU
URAIAN
1
MUSIK
OPENING
IN-UP-DOWN-OUT

2
Announcer
107,9 Tep Fm The Voice Of  Educational Of  Technologi.
Selamat pagi sobat Tep,, bagaimana kabar kalian hari ini,,??
Pasti baik tentunya.. Jumpa lagi bersama saya Rina dalam acara Pelangi Pendidikan Indonesia.

3
Narrator
Dalam acara Pelangi pendidikan Indonesia kali ini, kita akan membahas mengenai Macromedia Flash Untuk Media Pembelajaran.
Belajar tidak selamanya hanya bersentuhan dengan hal-hal yang konkrit, baik dalam konsep maupun faktanya.  Bahkan dalam realitasnya belajar seringkali bersentuhan dengan hal-hal yang bersifat kompleks, maya dan berada dibalik realitas.  Karena itu media memiliki andil untuk menjelaskan hal-hal yang abstrak dan menunjukkan hal-hal yang tersembunyi..
Ingin tahu lebih jelasnya,,
Yuukk,, kita simak sama-sama obrolan antara Rifa dan Kaka..
Tetep di 107,9 Tep Fm The Voice Of  Educational Of  Technologi ….

4
Musik  Transisi
Backsound acara
IN-UP-DOWN-OUT

5
Ear Catcher
SUARA  AGAK  RIUH  DALAM  RUANG  LABORATORIUM KOMPUTER

6
Rifa
Ka,,, sedang bikin apa tuuh Mas Riko ..??

7
Kaka
mana,, mana,,,
Ooh,,, itu,, yaa sedang bikin animasi laaahh …
Pakai macromedia flash,,, walaupun masih sangat muda tapi dia itu  pengembang media disini Fa,,, biasa bikin animasi-animasi seperti itu,, lalu digunakan untuk pelatihan dan media pembelajaran gitu lhoo faa…

8
Rifa
waaah,,, keren yaaa….  Aku jadi ingin bisa buat seperti itu deeh kaa.. mumpung masih semester 4,,, Jadi kalau kita PPL nanti pasti menarik deeh kalau kita bisa menggunakan media pembelajaran seperti itu pada saat pembelajaran di kelas…

9
Kaka
Iyaa,, yaa fa,,,
Teruuus yaaa,,, nanti kalau kita sudah bisa,, media pembelajaran yang sudah kita buat kan bisa kita publikasikan,, siapa tahu bisa jadi uang,, heheheheheee…..
Coba nanti Aku tanyakan ke Mas Riko aakh…   Okee…

10
Rifa
heheheheheeee …
Oke deeh kaa …. Aku tunggu Informasinya yaa….

11
Musik  Transisi
Backsound acara
IN-UP-DOWN-OUT

12
Narrator
Sobat Tep,,
Telah kita dengarkan tadi sedikit dialog antara Kaka dan Rifa
Jangan kemana-mana yaa…
Setelah ini kita akan dengarkan perbincangan antara Kaka dengan Mas Riko

13
Ear  Chatcher
SUARA AGAK RIUH DALAM RUANG LABORATORIUM KOMPUTER

14
Kaka
Hey,,, mas…

15
Mas Riko
Hey ka,,, ada apa .?
Tumben niih….

16
Kaka
Heheheheee ….
Gini lho mas,,,
Aku tertarik dengan yang kau buat itu,,
Animasi pakai macromedia flash kan mas .?

17
Mas Riko
Oooh,,, ini,,,
Iya,, aku buat pakai macromedia flash,,

18
Kaka
Waaahhh,,,, kreatif banget mas,,
Ajari aku donk,,, aku kan ingin bisa juga mas,,,
Heheheheee ….

19
Mas Riko
Boleh,, boleh,,,
Tapi sebelum itu,, kamu harus tahu dulu apa itu animasi dan apa itu macromedia flash,,,
Animasi merupakan kumpulan gambar yang ditampilkan secara bergantian sehingga akan terlihat bergerak. Pergerakan dari animasi akan lebih mudah dicerna oleh pemakai daripada gambar diam. Gambar diam memang lebih komunikatif dibanding animasi dalam hal-hal tertentu, sedangkan animasi dibuat khusus untuk mendukung konsep illustrasi yang mengharuskan adegan gambar yang bergerak, dan Macromedia flash adalah sebuah program grafis animasi standar professional untuk menghasilkan produk-produk multimedia Program ini mampu menghasilkan animasi yang demikian canggih, sehingga tidak sedikit media pembelajaran dibuat menggunakan program ini..

20
Kaka
Menarik sekali untuk pembelajaran…
Hmm,,,, pasti berbagai animasi bisa dibuat kan mas ..???

21
Mas Riko
Pastinyaa kaa,,,
Pada jaman teknologi seperti sekarang ini pembelajaran konvensional sudah mulai tidak disukai oleh siswa,,
Mereka lebih suka pembelajaran secara audio-visual,,, apalagi animasi…
Iyaa nggak  …???

22
Kaka
Hehehehee . . .
Iya juga siih mas,,,
Aku juga cepat bosan dan mengantuk jika dosen ku mengajarnya hanya ceramah saja…
Heheheee
Susah nggak sii mas mempelajarai media pembelajaran seperti ini .?

23
Mas Riko
Bagi mahasiswa seperti kamu,,
Khususnya mahasiswa Teknologi Pendidikan,,
Akan ada banyak media-media pembelajaran yang seharusnya bisa kamu kuasai… tidak terlalu susah,,
Akan jadi midah jika ada keamauan dari diri kita sendiri..
24
Kaka
Hmm…
Iya juga ya mas,,,
Lalu pemanfaatannya bagaimana ..???

25
Mas Riko
Hmm,,,
Duuh maaf nii Ka,,,
Aku sudah ada janji dengan Pak Toni ini,,
Oya,, ka,, jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang pemanfaatan macromedia flash,,
kamu bisa tanya-tanya langsung dengan Pak Kajur kita,, BaPak Budiono..

26
Kaka
Ooh,, iya mas,,,
Tidak apa-apa..
Terimakasih yaaa,, atas informasinya….
Aku juga masih ada kuliah lagi ini…
Mungkin nanti aku akan coba tanyakan langsung ke BaPak Budiono
27
Mas Riko
Iya Ka,,..
sama-sama…                                  

28
Ear Catcher
SUARA LANGKAH KAKI
( Kaka dan Mas Riko meninggalkan lab. Computer )

29
Musik  Transisi
Backsound acara
IN-UP-DOWN-OUT

30
Narrator
Sobat Tep…
itu lah tadi perbincangan antara Kaka dengan Mas Riko,,   sekarang informasi kita mengenai media pembelajaran semakin bertambah kan ..??
Jangan kemana-mana yaaa…
Setelah ini kita akan mendengarkan perbincangan antara
Kaka, Rifa dengan Pak Budiono..
Tetep di 107.9 Tep Fm The Voice Of  Educational Of  Technologi
31
Musik
Backsound Acara
IN-UP-DOWN-OUT

32
Ear Catcher
SUARA  KETUKAN  PINTU

33
Pak Budiono
Iya,, silahkan masuk

34
Rifa
Selamat siang Pak

35
Pak Budiono
Selamat siang,,
Silahkan duduk..
bagaimana, apa ada yang bisa saya bantu .?

36
Kaka
Terimakasih pak,,
Hmm,, begini pak,,
Tadi saya sempat berbincang-bincang dengan Mas Riko mengenai pengembangan media pembelajaran menggunakan macromedia flash,,
Kedatangan kami kemari ingin menambah informasi mengenai pemanfaatan macromedia flash

37
Pak Budiono
Baiklaah..
Namun,, sebelum ke macromedia flash sebagai media pembelajaran,, alangkah baiknya kalian mengatahui dulu fungsi media itu apa…

38
Kaka
Ooh.. iya,, baik pak

39
Pak Budiono
Pada dasarnya dalam pembelajaran pastilah dibutuhkan suatu media untuk meyampaiakannya.   Pemilihan media yang tepat dapat membantu dalam proses pembelajaran tersebut. Penggunaan media dalam pembelajaran bisa digunakan pendidik sebagai penjelas dari keterangan terhadap suatu materi yang disampaikan.

40
Rifa
Jadi media sangat membantu sekali yaa pak dalam pembelajaran
41
Pak Budiono
Tentu saja,, namun pengunaan media dalam proses pembelajaran bukan merupakan fungsi tambahan, tetapi mempunyai fungsi sendiri yaitu sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang menarik dan efektif.  .

42
Kaka
Ooh,, seperti itu yaa pak,,
Jadi seberapapun pentingya peran media dalam pembelajaran, tetap tidak bisa menggeser peran pendidik, karena media hanya berupa alat bantu yang memfasislitasi guru dalam pengajaran.

43
Pak Budiono
Tepat sekali,,,
Oleh karena itu pendidik tidak dibenarkan menghindar dari kewajiban sebagai pengajar dan pendidik untuk tampil dihadapan peserta didik dengan seluruh kepribadiannya.
Media yang digunakan sekarang ini sangat beragam yaa,, dan semua itu untuk membantu pendidik dalam proses pembelajaran di dalam kelas.
Salah satunya adalah yang sekarang sedang popular yaitu macromedia flash

44
Rifa
Waahh,,,,
Jika dikatakan popular, pasti banyak kelebihannya Pak..

45
Pak Budiono
Iya,, tentu saja..
Kelebihannya banyak yaa,,,,
Diantaranya adalah..
1.      Merupakan teknologi animasi web yang paling populer saat ini sehingga banyak didukung oleh berbagai pihak.
2.      Ukuran file yang kecil dengan kualitas yang baik
3.      Kebutuhan Hardware yang tidak tinggi
4.      Dapat membuat website, cd-interaktif, animasi web, animasi kartun, kartu elektronik, iklan TV, banner di web, presentasi cantik, membuat permainan (game), aplikasi web dan handphone, dan
5.      Dapat ditampilkan di banyak media seperti Web, CD-ROM, VCD, DVD, Televisi, Handphone dan PDA.
Produk yang bisa dihasilkan pun banyak,, dan sangat bermanfaat diberbagai bidang

46
Kaka
Jika diberbagai bidang berarti tidak hanya dalam pembelajaran saja ya pak..

47
Pak Budiono
Betul sekali..
Produk yang bisa dihasilkan sangat banyak ya,,,, diantaranya,,
Courseware, Multimedia Presentation, Website, animasi, aplikasi tutorial yang interaktif, game, presentasi.
Dan semua produk itu bisa dipublikasikan,, bahkan bisa dijual,,
Uang yang didapat juga lumayan besar…

48
Rifa
waaah…
sangat banyak yaa yang bisa dihasilkan,,
selain itu juga bisa menambah pemasukan…
heheheee…

49
Pak Budiono
Iya memang,,
Jadi kamu bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk diri mu sendiri..
Jika dalam media pembelajaran,, kamu bisa membuat CD interaktif,, mungkin suatu materi mata pelajaran bisa kamu buat CD interaktifnya,, dengan variasi-variasi animasi yang menarik tentunya,, dan itu sanagt membantu pendidik dalam penyampaian materi pembelajaran.

50
Kaka
Iya,, yaa pak,,
Jadi selain materi pelajarannya tersampaikan dengan baik,,
Peserta didik pun bisa focus dalam materi pelajarannya,,,

51
Rifa
Bahkan peserta didik juga bisa menikmati animasi-animasi yang sudah kita buat,, jadi bisa menarik perhatian peserta didik juga

52
Pak Budiono
Naah,, tepat sekali…
Jika bisa dikembangkan lagi,, kalian juga bisa membuat sebuah website yang cantik untuk sebuah perusahaan,,
Dan jika itu bisa dilakukan,, hasil yang kalian dapatkan sangat banyak,,
Bukan hanya uang,, tapi kalian juga bisa mendapatkan chanel-chanel yang banyak yang bisa membantu kalian dalam mengembangkan kreatifitas kalian tersebut

53
Kaka
Waah.,,, berarti kita bisa membuat dan mendesain sendiri,,
Lalu kita jual sendiri,,
Dan hasilnya juga untuk kita-kita sendiri…
Sungguh bermanfaat..

54
Rifa
Iya,, ya,,, selain kita bisa membantu pendidik dalam media pembelajarnnya,,
Hal itu juga bisa menjadi lapangan pekerjaan untuk kita sendiri..
Waah,, jadi ingin cepat-cepat bisa mengoperasikan program tersebuut pak..
Heheee

55
Pak Budiono
Iya memang seperti itu,,,
Tenang saja,, kalian juga akan mendapatkan materi itu,,
Tapi nanti saat kalian semester 6..
Jadi nanti saat kalian PPL,, kalian bisa membuat media pembelajaran untuk materi pembelajaran yang akan kalian ajarakan kepada peserta didik kalian nanti.. tunjukan bahwa kalian adalah anak-anak Teknologi Pendidikan yang kreatif dan berinovatif …

56
Kaka
Waah,,, suatu tantangan juga yaa pak,,,
Siiap pakk..
Hmm,, terimakasih atas waktunya pak…

57
Pak Budiono
Iya sama-sama
Oya,, jika kalian ingin melihat hasil-hasil produk macromedia flash yang dibuat oleh Kakak kelas kalian,, bisa menemui Pak Sugeng kepala Laboratorium

58
Rifa
Iyaaa pak,,
Terima kasih …

59
Musik
Transisi

60
Narator
Bagaimana pembahasan kita hari ini..???
Seru kan …
Ternyata sebuah program media seperti macromedia flash bisa menghasilkan produk dan manfaat yang sangat banyak…
Semoga pembahasan kita kali ini bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat yaa…

61
Announcer
Oke Sobat Tep ….
Sekian dulu acara Pelangi Pendidikan Indonesia kali ini,, kita ketemu lagi minggu depan dengan pembahasan yang lain,, yang lebih menarik.. dan pastinya tetep di radio kesayangan kita ini
107,9 Tep Fm The Voice Of  Educational Of  Technologi…
Bye….

62
MUSIK
CLOSING
IN-UP-DOWN-OUT


Naskah Doku Drama - Legenda Banyuwangi


Judul
LEGENDA BANYUWANGI
 Tokoh
1.      Raja
2.      Raden Banterang
3.      Aria (penggiring)
4.      Topa (penggiring)
5.      Surati
6.      Rupaksa

Naskah Drama
 Pada zaman dahulu di kawasan ujung timur Propinsi Jawa Timur terdapat sebuah kerajaan besar yang diperintah oleh seorang Raja yang adil dan bijaksana. Raja tersebut mempunyai seorang putra kesayangan yang gagah bernama Raden Banterang. Kegemaran Raden Banterang adalah berburu.
Raden Banterang        : “Ayah,, ijinkan Ananda berburu hari ini”
Raja                             : “Sudah hampir setiap pagi nak kamu berburu,, akan berburu apa
lagi..???””
Raden Banterang        : “Iya ayah,, tapi Ananda sangat gemar berburu”
Raja                             : “ Ya sudah,, ayah ijinkan kau berburu”
Raden Banterang        : “Terimakasih ayah”
Raja                             : “ Iya,, ayah mau berkeliling dulu,, hati-hati anakku”

Setelah mendapatkan ijin dari Ayahandanya, lalu Raden Banterang memanggil Aria dan Topa untuk mempersiapakan peralatan berburu
Raden Banterang        : “ Aria,,,, Topa….!!!”
Aria                             : “Iya den”
Raden Banterang        : “Mana Topa..??”
Aria                             : “Dia sedang mengantar Ayah Raden berkeliling”
Raden Banterang        : “Pagi hari ini aku akan berburu ke hutan. Siapkan alat berburu,”
Aria                             : “ Baik den akan saya siapkan peralatan berburu”
Raden Banterang        : “ Kau dan Topa harus menemaniku”
Aria                             : “ Baik den “
Setelah peralatan berburu siap, Raden Banterang disertai dua pengiringnya tersebut berangkat ke hutan. Ketika Raden Banterang berjalan sendirian, ia melihat seekor kijang melintas di depannya. Ia segera mengejar kijang itu hingga masuk jauh ke hutan.
Aria     : “kemana Raden Banterang.???”
Topa    : “Bukannya tadi Raden ada di depan kita ..?”
Aria     : “ Tidak,, ada”
Topa    : “ aduuh,, bagaimana ini ..???”
Aria     : “Ayoo kita cari,, keselamatan Raden sangat terancam jika berada di hutan seperti
ini sendirian “
Raden Banterang menerobos semak belukar dan pepohonan hutan. Namun, binatang buruan itu tidak ditemukan. Akhirnya Ia terpisah dengan para pengiringnya. Lalu Ia tiba di sebuah sungai yang sangat bening airnya.
Raden Banterang        : “Kemana seekor kijang tadi?”
“Akan ku cari terus sampai dapat,”
“ Huh,, tapi akau sangat lelah,,
“ waah kebetulan,, itu didepan ada sungai,,”
“Hem, segar nian air sungai ini” (Raden Banterang meminum air sungai)
Raden Banterang minum air sungai itu, sampai merasa hilang dahaganya. Setelah itu, ia meninggalkan sungai. Namun baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba dikejutkan kedatangan seorang gadis cantik jelita.
Raden Banterang        : “Ha? Seorang gadis cantik jelita? Benarkah ia seorang manusia?
Jangan-jangan setan penunggu hutan,” ( bergumam)
“ Siapakah gerangan gadis itu..??? ”
Karena penasaran, akhirnya Raden Banterang memberanikan diri untuk mendekati gadis itu.
Kemudian dia bertanya kepada gadis itu
Raden Banterang        : “Kau manusia atau penunggu hutan?”
Surati                           : “Saya manusia,”  ( jawab gadis itu sambil tersenyum )
Raden Banterang        : “ maaf,, kamu siapa .??”
Surati                           : “Nama saya Surati berasal dari kerajaan Klungkung”.
“Saya berada di tempat ini karena menyelamatkan diri dari serangan
musuh. Ayah saya telah gugur dalam mempertahankan mahkota kerajaan,”
Mendengar ucapan gadis itu, Raden Banterang terkejut bukan kepalang. Melihat penderitaan puteri Raja Klungkung itu, Raden Banterang segera menolong dan mengajaknya pulang ke istana.
Raden Banterang        : “ Sungguh malang nasib mu”
“Aku tidak tega meninggalkanmu disini sendiri”
“Maukah kau ikut denganku,, pulang keistanaku”
Surati                           : “ Sungguh baik hatimu,, aku mau ikut dengan mu”
( Jawab surati sambil tersenyum )
Akhirnya Raden Banterang membawa Surati pulang ke Isatana.  Sebelum sampai ke Istana, Raden Banterang bertemu dengan Aria dan Topa
Aria                             : “ Topa,, sepertinya ada suara langkah kaki mendekat kesini”
Topa                            : “ mana-mana..”  (mencoba mendengarkan)
“ iya,, benar,,benar,, ada suara langkah kaki “
Aria                             : “ semoga saja itu Raden Banterang yaa”
Raden Banterang        : “ Aria,, Topa..!!” ( berteriak dari kejauhan )
Aria                             : “waah,, benar itu Raden Banterang”
“ Tapi,, dia dengan siapa itu Pa..??”
Topa                            : “ Sepertinya dengan seorang gadis,, siapa yaa..???”
Raden Banterang        : “ Kalian pasti bertanya-tanya kan siapa gadis yang ku ajak ini..??”
Aria dan Topa             : “ Iya den “
Raden Banterang        : “ Nanti Aku ceritakan,,”
Topa                            : “ Baiklah den,, sekarang mari kita pulang ke Istana “
Aria                             : “ Hari pun sudah mulai gelap,, pasti Ayahanda Raden sangat
mengkhawatirkan Raden”
Raden Banterang        : “ Baiklah,, mari kita semua pulang “
Akhirnya mereka semua pulang ke Isatana.  Sesampainya disana Raden Banterang memperkenalkan Surati kepada Ayahandanya dan Raden Banterang juga menceritakan pertemuannya dengan Surati. 
Raden Bnterang          : “ Ayah..!!”  (Raden Bnterang memanggil ayahnya)
Raja                             : “ Syukurlah kau sudah pulang,, aku sungguh mengkhawatirkanmu “
“ berburu kemana saja kau hari ini..??”
“ Hari sudah hampir gelap begini kau baru pulang “
Raden Banterang        : “ Iya,, maaf ayah,, tadi Ananda mengejar seekor kijang hingga masuk
Jauh ke hutan “
Raja                             : “ Ya sudah,, tidak apa-apa,, yang penting kau pulang dengan selamat”
“Hmm,, siapa gadis yang kau bawa itu..??”
Raden Bnterang          : “ Namanya Surati,, Ayah..”
“Tadi kami bertemu di Hutan,, Ananda merasa kasihan dan tidak tega jika harus meninggalkan dia sendirian di hutan,, jadi Ananda ajak kesini,, bolehkan dia tinggal disini ayah ..???”  (dengan wajah memelas)
Raja                             : “ Ya sudah,, dia boleh tinggal disini
Akhirnya Ayahandanya mengijinkan Surati tinggal di Istananya.  Setelah beberapa lama tinggal di Istana, Raden Banterang semakin dekat denag Surati.  Akhitnya tak beberapa lama kemudian mereka menikah dan membangun keluarga bahagia.   

Pada suatu hari, Surati berjalan-jalan sendirian ke luar istana. Lalu ia dipanggil oleh seorang laki-laki yang berpakaian compang-camping. Setelah mengamati wajah lelaki itu, ia baru sadar bahwa yang berada di depannya adalah kakak kandungnya bernama Rupaksa. 
Rupaksa          : “Surati..!! Surati..!!”,
Surati               : “ Kakak…!!”  ( Surati terkejut melihat keadaan kakaknya )
Rupaksa          : “ Surati,,  kakak datang kemari untuk mengajakmu membalas dendam,
karena Raden Banterang telah membunuh Ayahanda kita”
Surati               : “ Tidak Kak,, tidak mungkin aku membantu mu,, Aku sudah menikah dengan
Raden Banterang.  Aku  telah berhutang budi padanya “
Rupaksa          : “ Apppaa …!!!”
“Kau sudah menikah denagnnya..????”
“Dan kau tidak mau membantuku..??”
Surati               : “ Iya Kak,, maafkan aku”   (sedih)
Rupaksa marah mendengar jawaban adiknya yang seperti itu. Namun, dengan pikiran liciknya  ia sempat memberikan sebuah kenangan berupa ikat kepala kepada Surati
Rupaksa          : “ Baiklah,, jika ka uterus saja tidak mau membantuku “
“ Ini,,  kuberikan ikat kepala ini pada mu “
“Ikat kepala ini harus kau simpan di bawah tempat tidurmu”
Surati               : “ Baik kak “
Rupaksa pun pergi meninggalkan Surati.  Pertemuan Surati dengan kakak kandungnya tidak diketahui oleh Raden Banterang, dikarenakan Raden Banterang sedang berburu di hutan. Tatkala Raden Banterang berada di tengah hutan, tiba-tiba pandangan matanya dikejutkan oleh kedatangan seorang lelaki berpakaian compang-camping.
Rupaksa                      : “Tuanku, Raden Banterang. Keselamatan Tuan terancam bahaya
yang direncanakan oleh istri tuan sendiri,”
Raden Bnterang          : “ jangan sembarangan bicara kau..!!!”
Rupaksa                      : “Tuan bisa melihat buktinya, dengan melihat sebuah ikat kepala yang
diletakkan di bawah tempat tidurnya. Ikat kepala itu milik lelaki yang dimintai tolong untuk membunuh Tuan,”
Setelah mengucapkan kata-kata itu, lelaki berpakaian compang-camping itu hilang secara misterius. Terkejutlah Raden Banterang mendengar laporan lelaki misterius itu. Ia pun segera pulang ke istana. Setelah tiba di istana, Raden Banterang langsung menuju ke tempat tidur istrinya. Dicarinya ikat kepala yang telah diceritakan oleh lelaki berpakaian compang-camping yang telah menemui di hutan.
Surati                           : “ Ada apa Kakanda..????”
“Apa yang kau cari..???” 
Raden Banterang        : “Haa..!!  Benar kata lelaki itu..!! Ikat kepala ini sebagai bukti.!!”
“Kau merencanakan mau membunuhku dengan minta tolong kepada pemilik ikat kepala ini,, iya kan …!!!” 
( tuduh Raden Banterang kepada istrinya )
“Begitukah balasanmu padaku haa..?” ( tandas Raden Banterang )
Surati                           : ”Jangan asal tuduh. Adinda sama sekali tidak bermaksud membunuh
Kakanda, apalagi minta tolong kepada seorang lelaki..!!”
Raden Banterang        : “ Aku tidak percaya…  jelas sudah bukti ini..!! “
( Raden Banterang murka )
Raden Banterang tetap pada pendiriannya, bahwa istrinya yang pernah ditolong itu akan membahayakan hidupnya. Sebelum nyawanya terancam, Raden Banterang lebih dahulu ingin mencelakakan istrinya. Raden Banterang berniat menenggelamkan istrinya di sebuah sungai. Setelah tiba di sungai, Raden Banterang menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki compang-camping ketika berburu di hutan. Sang istri pun menceritakan tentang pertemuan dengan seorang lelaki berpakaian compang-camping seperti yang dijelaskan suaminya
Surati                           : “Lelaki itu adalah kakak kandung Adinda. Dialah yang
memberi sebuah ikat kepala kepada Adinda,”
Raden Banterang        : “ aku tidak percaya pada mu lagi…!!”
Surati                           : “Kakanda suamiku.!!  Bukalah hati dan perasaan Kakanda.!!  Adinda
rela mati demi keselamatan Kakanda. Tetapi berilah kesempatan kepada Adinda untuk menceritakan perihal pertemuan Adinda dengan kakak kandung Adinda bernama Rupaksa,”
Raden Banterang        : “ Tidaak,, aku tetap tidak percaya..!! “
Surati                           : “Kakak Adindalah yang akan membunuh kakanda.!! Adinda dimintai
bantuan, tetapi Adinda tolak.!!”
Raden Banterang        : “ Bohong ..!!!!  Kau berbnohong.. Iya kan ..!!!”
Surati                           : “ Baiklah Kakanda, jika Kakanda tetap tidak mempercayaiku”
“Kakanda.!! Jika air sungai ini menjadi bening dan harum baunya, berarti Adinda tidak bersalah.!! Tetapi, jika tetap keruh dan bau busuk, berarti Adinda bersalah.!!” ( seru Surati )
Raden Banterang menganggap ucapan istrinya itu mengada-ada. Maka, Raden Banterang segera menghunus keris yang terselip di pinggangnya. Bersamaan itu pula, Surati melompat ke tengah sungai lalu menghilang.  Tidak berapa lama, terjadi sebuah keajaiban. Bau nan harum merebak di sekitar sungai. Melihat kejadian itu, Raden Banterang berseru dengan suara gemetar. 
 Raden Banterang       : “Istriku tidak berdosa.!! Air kali ini harum baunya.!!”
( sangat sedih dan menyesal )
Betapa menyesalnya Raden Banterang. Ia meratapi kematian istrinya, dan menyesali kebodohannya. Namun sudah terlambat. Sejak itu, sungai menjadi harum baunya. Dalam bahasa Jawa disebut Banyuwangi. Banyu artinya air dan wangi artinya harum. Nama Banyuwangi kemudian menjadi nama kota Banyuwangi